BIMBINGAN TEKNIS SIAP JABAR/SIAO DAN SAPK DI LINGKUNGAN PERANGKAT DAERAH PROVINSI JAWA BARAT

    Dibaca 933 kali

Arah sejarah terus bergerak, lajunya tak tertahan lagi. Sejalan dengan hal tersebut tuntutan-tuntan publik pun mengalir dengan deras. Hal tersebut mendesak kepada para birokrat untuk tidak tinggal diam, untuk terus bergerak berinovasi untuk memenuhi tuntutan-tuntutan sejarah. Hal yang paling mendasar dari tuntutan publik itu adalah keadilan dan ruh dari pada keadilan adalah keterbukaan.

Menyikapi fenomena sejarah seperti ini BKD Provinsi Jawa Barat tetap konsisten dengan ke-Ngabret-annya. Yaitu dengan bergerak cepat melahirkan inovasi inovasi yang sifatnya terbuka serta akuntabel. Salah satu produk dari inovasinya adalah SIAP jabar.

Pada hari senin tanggal 16 Juli 2019 bertempat di Manson Pine, BKD Provinsi Jawa Barat melalui Bidang  Pengelolaan Sistem Informasi Kepegawaian melaksanakan kegiatan Bimbingan Teknis untuk pengelola Kepegawaian di Lingkungan Perangkat Daerah Provinsi Jawa Barat terkait Pelaksanaan SIAP Jabar/SIAO dan SAPK.

Kegiatan ini merupakan upaya yang dilakukan BKD Provinsi Jawa Barat untuk menebalkan kembali daripada kekuatan para pengelola kepegawaian. Kegiatan tersebut diawali dengan prakata dari Kepala Bidang Pengelolaan Sistem Informasi Kepegawaian, dalam kesempatan tersebut Yulia Dewita Kabid Simpeg menyampaikan bahwa tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memperbaiki pelayanan kepegawaian “akhir-akhir ini memang (kita) dituntut untuk melakukan perubahn-perubahan, teramsuk dalam pengelolaan data dan juga sistem informasi kepegawaian, yang dulu dilakukan sistem manual sekarang dilakukan digitalisasi. Dan kedepan nya diharpakn kegiatan simpeg ini bisa membuat pelayanan kepegawaian lebih efektif dan efesien. “ ujarnya.

Pada kesempatan tersebut juga beliau menyatakan bahwa data merupakan hal yang sangat menenutkan terhadap pelaksanaan sistem merit bagi pelaksanaan manajemen ASN. “dimana juga salah satu sistme informasi itu salah satu kriteria ynag harus dipenuhi jika ingin melakukan sistem merit di Provinsi Jawa Barat.”tegasnya.