REKONSILIASI DATA SIap JABAR

    Dibaca 2352 kali

Deburan ombak yang menghantam karang, mungkin seperti itulah gegap gempitanya arus ejarah ynag tak bias tertahan lagi. Revolusi industry 4.0 sudah tak bias terelakan lagi. Keputusan bijak yang diambil adalah tak lain dan tak bukan melainkan berubah untuk menyesuaikan arus sejarah. Begitupun dalam dunia birorkrasi, para ASN harus bergerak menyesuaikan diri dialam yang serba digital ini. Salah satu syarat untuk tetap eksis di tengah perubahan yang gegap gempita ini adalah suatu proses up dating data yang terus menerus.

Untuk itu BKD Provinsi Jawa Barat tidak ingin arus sejarah itu beralalu begitu saja. Namun BKD Provinsi Jawa Barat ingin mengambil peran untuk ikut melukiskan tinta diatas kanvas sejarah. Hal tersebut direalisasikan melalui kegiatan Rekonsiliasi Data Kepegawaian Terintegrasi Sistem Secara Elektronik atau yang dikenal dengan SIap JABAR. Kegiatan tersebut dilaksanakan dua hari pada hari Kamis-Jum’at tanggal 10 September 2019 sampai dengan 11 September 2019 di Hotel Krisna Pangandaran.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh 63 pengelola data SIap Jabar yang berasal dari seluruh OPD Provinsi Jawa Barat ditambah dengan KCD Dinas Pendidikan Wilayah I samapai dengan XIII. Dan pada kesempatan tersebut Ibu Yulia Dewita, ST., MPPM Kepala Bidang Sistem Informasi Kepegawaian BKD Provinsi Jawa Barat mewakili Kepala BKD Provinsi Jawa Barat untuk membuka acara tersebut. Dalam kesempatan itu beliau menyampaikan bahwa pada saat ini data menjadi sumberdaya yang sangat penting, “mungkin Bapa ibu sudah sering mendengar kalimat (bahwa) Data is the new oil, Jadi data itu disamakan (dianalogikan) dengan minyak bumi, yang menekankan bahwa betapa pentingnya (data), jadi dulu sebelum era digital Negara atau siapapun ynag menguasai minyak bumi dialah yang akan menguasai perekonomian atapi sekarang eranya sudah bergeser bahwa siapa yang menguasai data bahwa dialah yang akan mengusai perekonomian,contohnya sudah bias kita lihat dari perusahan-perusahaan start up.” Tandasnya. 

Dengan diselenggarakannya kegiatanan tersebut diharapkan Provinsi Jawa Barat memiliki data yang valid dan up to date yang dikelola oleh para ASN yang handal dan kompeten.