Berita

PEMBEKALAN KEWIRAUSAHAAN PNS PRA PURNABHAKTI ANGKATAN II DAN III TAHUN 2012 PEMERINTAH PROVINSI JAWA

    Dibaca 6324 kali

Pada tanggal 28 Mei s/d 30 Mei 2012, Bidang Kesejahteraan dan Disiplin, Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Jawa Barat, telah melaksanakan pembekalan kewirausahaan bagi PNSDPra purnabhakti Angkatan II Tahun 2012, dan angkatan III bagi PNSD yang mengambil program pensiun dini (rasionalisasi), bertempat di Hotel Narima Indah Jl. Nyampai No. 48 Cibogo Lembang Kabupaten Bandung Barat.

Pembekalan kewirausahaan bagi PNSDPra purnabhakti Angkatan II Tahun 2012 diikuti oleh 50 (lima puluh) PNSDdari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Provinsi Jawa Barat yang pada tahun 2012 ini akan memasuki masa pensiun atau purnabhakti.Sedangkan angkatan III Tahun 2012 yaitu yang mengambil program pensiun dini (rasionalisasi) sebanyak 63 (enam puluh tiga) orang PNSD.

Kepala Bidang Kesejahteraan dan Disiplin,Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Jawa Barat, H. Ateng Kusnandar Adisaputra, SH., MM, selaku Panitia penyelenggara menjelaskan bahwa pembekalan kewirausahaan bagi PNSDPra purnabhakti merupakan implementasi dari Peraturan Gubernur Jawa Barat Nomor 34 Tahun 2010 tentang Kesejahteraan Pegawai di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Dalam laporannya, H. Ateng Kusnandar Adisaputra, SH., MM, menjelaskan tujuan dari pembekalan kewirausahaan bagi PNS Pra purnabhakti Angkatan II dan III Tahun 2012,   adalah :

  1. Memberikan motivasi, pencerahan dan kesiapan mental memasuki masa purnabhakti;
  2. Memberikan bekal kemampuan, sikap dan keterampilan dalam bidang kewirausahaan menuju kemandirian finansial dimasa purnabhakti yang lebih sehat dan produktif;
  3. Berkembangnya bakat dan minat PNSD dalam meraih kemadirian sosial ekonomi dimasa purnabhakti;
  4. Terbentuknya rencana kewirausahaan PNSD untuk mengisi masa purnabhakti.

Selanjutnya H. Ateng Kusnandar Adisaputra, SH., MM, melaporkan bahwa untuk angkatan III ini sebanyak 63 (enam puluh tiga) orang, merupakan PNSD yang akan mengikuti program pensiun dini (rasionalisasi), yaitu para PNSD yang pensiun sebelum mencapai Batas Usia Pensiun (BUP) 56 (lima puluh enam) tahun.

Adapun materi yang diberikan  pada pembekalan kewirausahaan bagi PNSDPra purnabhakti Angkatan II dan III Tahun 2012 adalah :

  1. penguatan mental dan pemotivasian;
  2. manajemen stress;
  3. pensiun itu indah;
  4. mensyukuri anugerah usaha;
  5. usaha pengolahan hasil pertanian;
  6. budidaya perikanan unggulan;
  7. usaha pengolahan hasil ternak;
  8. budidaya ternak unggulan;
  9. sumber-sumber permodalan;
  10. solusi memilih bidang bisnis;
  11. success story;
  12. observasi usaha pengolahan hasil pertanian;
  13. observasi budidaya ikan air deras;
  14. organisasi PWRI;
  15. e-EFT;
  16. rencana kegiatan usaha.

Adapun para Nara Sumber pada pembekalan kewirausahaan bagi PNS Pra purnabhakti Angkatan II dan III Tahun 2012 terdiri dari : Prof. Dr. H. Asep S. Muhtadi, MA (Dosen UIN Sunan Gunungjati), Drs. KH. Zaenal Abidin, M.Ag (Dosen UIN Sunan Gunungjati), Prof. Dr. Ir. H. Roni Kastaman, M.SIE(Dosen Faperta UNPAD), Ir, Betty DS,  MS (Dosen Faperta UNPAD), Ir. Marleen, MS (Dosen Faperta UNPAD), Dr. Ir. Iskandar, MS (Dosen Fakultas perikanan UNPAD)  Ir. Hermawan, MS (Dosen Fakultas Peternakan UNPAD), Ir. Nia Kurniawati, MS (Dosen Fakultas Perikanan UNPAD), Dr. Ir. Denie Heriyadi, MS (Dosen Fakultas Peternakan UNPAD), Dr. H. Agus Syafei, M.Ag (Dosen UIN Sunan Gunungjati), Eri Sobari, S.Pt (Dosen Fakultas Peternakan UNPAD), Ir. H. Taufik Kamil, cHt, Drs. Djudju, MM (PWRI), dan dari Bank Syariah Mandiri.  

Kepala Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Jawa Barat Dr. H. Muhamad Solihin, M.Si, dalam sambutannya menjelaskan, dengan berdasarkan kepada Peraturan Gubernur Jawa Barat Nomor 34 Tahun 2010 tentang Kesejahteraan Pegawai di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, maka PNSD yang akan memasuki masa purna bhakti diberikan pembekalan kewirausahaan disertai bantuan rintisan usaha, yang akan sangat membantu dalam menjalani masa pensiun. Selanjutnya dalam sambutannya beliau menjelaskan, bahwa menurut para ahli psikologi dalam diri manusia tersimpan berbagai potensi yang luar biasa, termasuk kemampuan berwirausaha. Kewirausahaan diawali dengan adanya inovasi yang dipengaruhi oleh faktor pendidikan, sosiologi, organisasi, kebudayaan, dan lingkungan. Faktor-faktor tersebut membentuk kreativitas, inovasi, implementasi, dan pertumbuhan yang kemudian berkembang menjadi wirausahawan yang sukses.

Selanjutnya kepala Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Jawa Barat Dr. H. Muhamad Solihin, M.Si, menegaskan secara internal, keinovasian dipengaruhi oleh faktor yang berasal dari individu, seperti “locus of control”, toleransi, nilai-nilai, pendidikan, pengalaman. Sedangkan faktor yang berasal dari lingkungan yang memengaruhi diantaranya peran, aktivitas, dan peluang. Oleh karena itu, inovasi berkembang menjadi kewirausahaan melalui proses yang dipengaruhi oleh lingkungan, organisasi, dan keluarga.

Selain itu amanat Kepala Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Jawa Barat Dr. H. Muhamad Solihin, M.Si, kepada para peserta pembekalan kewirausahaan angkatan II dan III tahun 2012 adalah ikuti pembekalan kewirausahaan ini dengan sebaik-baiknya dari awal sampai akhirdan demikian juga bantuan rintisan usaha dapat dijadikan stimulan bagi kegiatan usaha yang akan dijalani.