Berita

Kegiatan Uji Sertifikasi Jabatan Fungsional Umum Pengelola Administrasi Kepegawaian Angkatan I

    Dibaca 6235 kali

 

Kegiatan Uji Sertifikasi Jabatan Fungsional Umum Pengelola Administrasi Kepegawaian Angkatan I yang dilaksanakan pada tanggal 23-25 April 2013 di Hotel Sangga Buana Jalan Raya Cipanas 4-6 Kabupaten Cianjur.

Dasar hukum pelaksanaan Kegiatan Uji Sertifikasi Jabatan Fungsional Umum Pengelola Administrasi Kepegawaian mengacu pada : Undang-undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah (Pasal 3,4,5,dan 6). Undang-undang Nomor 43 Tahun 1999 tentang Perubahan Atas Undang-undang Nomor 8 Tahun 1974 tentang Pokok-Pokok Kepegawaian. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 70 Tahun 2011 tentang Pedoman Jabatan Fungsional Umum

Peserta Uji Sertifikasi Jabatan Fungsional Umum Pengelola Administrasi Kepegawaian terdiri dari 75 orang pegawai yang menduduki jabatan fungsional umum pengelola administrasi kepegawaian dari OPD yang terdiri dari Dinas (44 orang), Badan/Satpol/Inspektorat (15 Orang), Biro (5 Orang), RSUD (2 Orang), Rumah Sakit Jiwa dan Rumah Sakit Paru (6 Orang), Setwan (1 orang) dan Lemtek (2 orang) dimana biaya penyelenggaraan kegiatan ini bersumber dari APBD Provinsi Jawa Barat khususnya pada kegiatan Peningkatan Kapasitas Jabatan Fungsional Umum Tahun Anggaran 2013.

Mekanisme ujian dilaksanakan melalui dua metode yaitu Ujian tertulis sertifikasi dan Ujian wawancara. Pada uji tertulis sertifikasi, bobot dan kompilasi soal disesuaikan dengan materi pada saat Bimbingan Teknis, dengan Tim Penyusun soal. Tim Penguji adalah para pejabat dari Kantor Regional III BKN. Tim Penguji dari Kantor Regional III BKN mengawali dengan penjelasan teknis tentang pengisian lembar jawaban. Pelaksanaan ujian ini dilaksanakan secara serentak dengan durasi waktu selama 120 menit dan pengawasan peserta yang melaksanakan ujian dilakukan oleh tim penguji. Adapun, silabus ujian terdiri dari beberapa pertanyaan tentang undang-undang, kebijakan, definisi dan pertanyaan pertanyaan antithesis (pertanyaan yang diakhiri dengan “kecuali”). Metode soal adalah multiple choice/pilihan ganda dengan menggunakan sistem pengisian jawaban menggunakan Lembar Jawaban Komputer (LJK) yang dikeluarkan oleh BKN dan kelengkapan alat uji utama adalah pensil 2B khusus komputer dan penghapus.

Setelah pelaksanaan uji sertifikasi, para peserta akan mendapatkan nilai uji tertulis sertifikasi dan nilai uji wawancara yang tertera pada sertifikat kerja dan dikeluarkan oleh Kantor Regional III BKN. Adapun sertifikat termaksud dapat menjadi tolok ukur profesionalitas PNS Pengelola Administrasi Kepegawaian sebagai aparatur yang melaksanakan tugas spesifik bidang kepegawaian.