images

Sering kita dengar istilah karisma untuk menggambarkan  individu disekitar kita, mulai para tokoh, pemimpin di instansi, juga sahabat disekitar kita. Karisma adalah kualitas diri untuk dapat menarik, mempesona, dan mempengaruhi orang lain, untuk sejalan dengan pemikiran kita. Individu berkarisma  bisa pendiam, bisa juga ramah, ceria, dan terbuka. Karisma adalah hasil dari kemampuan komunikasi yang baik dan hasil  keterampilan interpersonal yang dilatih serta digunakan dalam kehidupan keseharian. Karena itu, karisma bisa dibentuk, dilatih, dan dikembangkan. Para ahli menyebutkan karisma adalah perpaduan dari pengaruh dan keterbukaan pada orang lain. Maka membangun karisma, tidak lepas dari melatih bagaimana kita dapat memberikan pengaruh kepada orang lain serta membangun ruang tolerasi atas keragaman karakteristik dan pandangan orang lain. 


Karisma bagi ASN merupakan atribut inti, dimana ASN sebagai Aparatur merupakan role model sosial  serta dituntut mampu mengembangkan cara dan pendekatan dalam mengatur dan mengurus masyarakat. ASN akan selalu berhadapan dengan keragaman dan keberagaman diwilayah kerjanya. Stimulasi pekerjaan dari dinamika dan situasi dan kondisi masyarakat akan selalu menjadi arah respon para aparatur dalam melaksanakan tugas. Aparatur berkarisma membangun pendekatan relasional kerja dan hubungan dengan yang harmonis, menghadirkan kemampuan luwes yang memunculkan kepercayaan masyarakat kepada para aparaturnya. 


Melatih karisma, tidak hanya berguna dalam melaksanakan tugas, namun juga membangun kapasitas memimpin diri sendiri dan memimpin orang lain, dengan cara yang natural berbasis hubungan kemanusiaan yang berjangka panjang. 


Membangun Karisma 


Melatih Mempengaruhi 


Kemampuan mempengaruhi dibangun dari kapasitas kita untuk ‘ hadir ‘  disaat orang lain kesulitan , kemampuan untuk mengelola emosi, dan kemampuan untuk memimpin situasi. Langkah pertama membangun kemampuan ini adalah dengan membangun rasa percaya diri dan membangun citra positif mengenai diri sendiri. Individu yang memiliki karisma, tidak hanya dapat tampil percaya diri dalam komunikasi, tetapi mereka juga dapat membantu orang lain merasa percaya diri juga, sehingga membantu dan meningkatkan proses komunikasi. Orang karismatik percaya diri dengan cara yang positif, tanpa merendahkan orang lain atau memberi jarak atas keberagaman orang lain.


Individu berkarisma mampu membawa optimisme yang realistis melalui pengalamanya bangkit dari keterpurukan. Kemampuannya melihat sisi lain  sebauh peristiwa mendorong antusiasme orang lain untuk turut optimis. Optimisme bersama menjadi kunci keberhasilan negosiasi dan pemecahan masalah. 
Individu berkarisma memiliki kemampuan tinggi dalam persuasi (membujuk orang lain). Kemampuan ini jika digunakan secara positif dapat mendorong orang lain melakukan hal positif,melakukan hal yang sulit, bahkan hal yang sebelumnya dipandang mustahil. Hal ini membangun gaya kepemimpinan, yang dapat digunakan untuk mengatur hal yang lebih besar. 


Mengembangkan Keramahan


Keramahan lahir dari dorongan berinteraksi, dorongan untuk diterima di banyak kalangan, dan dorongan untuk bermakna bagi lingkungan. Ramah ditandai dengan senyuman alamiah dan tulus untuk memberi ruang kenyamanan bagi orang lain dan menciptakan suasana netral. Kunci keramahan adalah pengendalian emosi dan pengendalian diri. 

  • Hindari mengeluh pada semua orang untuk situasi yang memang menjadi tanggung jawab anda
  • Jaga intonasi suara , buat datar untuk hal yang formal
  • Ekspresikan perasaan secara sesuai, sertai dengan senyuman yang tulus 
  • Terapkan etika, kepada yang lebih tua, sebaya, dan lebih muda 
  • Lebih banyak mendengar , lebih baik dari lebih banyak bicara
  • Beri reaksi yang sesuai untuk kondisi orang lain. Tunjukan dukungan pada keberhasilan orang lain, tunjukan pengertian pada kesulitan orang lain 
  • Bangun percaya diri dengan memetakan kelebihan diri dan mengenali kekurangan diri sendiri 
  • Cari peluang, dengan cara yang sederhana , untuk memvalidasi kemampuan sendiri (mengerjakan tugas dengan cara yang berbeda, berbincang dengan tim kerja, untuk menggali bagaimana cara mereka menjalankan tugas, merubah penampilan sesekali dengan hal yang berbeda untuk membangun semangat, cari informasi untuk peluang pengembangan diri) 
  • Cari figur panutan yang menjadi arah pengembangan profesionalisme 
  • Learn the lesson belajar dari kesalahan sendiri, dan belajar dari kegagalan / kejadian yang dialami orang lain 
  • Pastikan, harapan lingkungan terhadap hal yang diinginkan dari anda 

Individu yang berkarisma pandai mengelola emosi, dan pandai menutupi serta bertindak dengan cara yang membuat orang lain percaya dengan apa yang mereka lihat. Tenang dan tenteram di permukaan dan melakukan  aktivitas dalam mencapai tujuan dengan tidak terlihat oleh banyak orang.


Individu karismatik itu menarik, orang lain ingin mendengarkan apa yang mereka katakan,  juga tertarik untuk  mendengarkan apa yang orang lain katakan
Individu berkarisma  memiliki hal-hal menarik untuk dikatakan, masa depan, pandangan positif, dan cara komunikasi serta pilihan kata yang pas dihati lawan bicara . Beberapa hal yang dapat dikembangkan untuk hal diatas diantaranya: 

  • Berlatih untuk  runut dalam menjelaskan sesuatu 
  • Ciptakan  humor disaat yang tepat dengan humor yang sesuai 
  • Bangun cara dengan gerak tubuh, contoh menarik, intonasi, untuk  menjaga perhatian orang lain pada saat sedang menyampaikan sesuatu 
  • Menggunakan bahasa tubuh yang santai, terbuka, dan sopan 
  • Memberikan umpan balik atas reaksi orang lain
  • Tunjukan empati, tunjukan anda  ingat secara detail apa yang yang disampaikan orang lain
  • Buktikan apa yang dikatakan 
  • Bereaksi secara netral pada penolakan orang lain

 

Berkarisma berarti secara konstan dan konsisten menerapkan  komunikasi yang dinamis, semangat dan antusiasme, disertai bahasa tubuh yang positif. Hal ini memerlukan kemampuan berpikir positif, memiliki optimisme dan kepercayaan diri, dan juga menjadi persuasif dan membangun rasa hormat dan kepercayaan orang lain. Karismatik bisa dilatih, namun betapapun karismatiknya Anda, Anda tetap tidak akan dapat menyenangkan semua orang sepanjang waktu. Karena itu, fokus pada apa yang anda berikan, bukan pada apa yang akan anda dapatkan. 

Ingin bincang tentang karisma lebih dalam ……….. ?
kontak tim kami di BKD Provinsi Jawa Barat 
 


Share :

Tags :