images

Bandung -  Episode terbaru Ajib Podcast kali ini BKD Jabar menghadirkan Ketua Forum Penyuluh Antikorupsi sekaligus Ahli Pembangun Integritas, Nur Aini Ilmi Tanjung. Dalam kesempatan ini dilakukan pembahasan secara mendalam terkait dengan Program kampanye antikorupsi yang sedang dijalankan dan digagas oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dengan tema Pariwara Antikorupsi.

 

Program Pariwara Antikorupsi hadir dengan misi menumbuhkan kesadaran publik terhadap praktik korupsi yang kerap terjadi di sektor pelayanan, mulai dari suap, gratifikasi, pungutan liar, nepotisme, hingga penyalahgunaan fasilitas dinas. Fokus utamanya adalah memperkuat integritas ASN, yang dinilai sebagai fondasi penting bagi tata kelola pemerintahan yang bersih dan pelayanan publik yang prima.

 

“Integritas itu dimulai dari diri sendiri. Biasakan yang benar, bukan membenarkan yang biasa,” tutur Nur Aini.

 

Mengusung semangat edukasi kreatif, Forum Penyuluh Antikorupsi merancang sejumlah program yang inovatif dan menyentuh langsung masyarakat, diantaranya:

  • Board Game Edukatif, media pembelajaran interaktif tentang sembilan nilai integritas: jujur, mandiri, tanggung jawab, berani, sederhana, peduli, disiplin, adil, dan kerja keras.
  • Dongeng dan Edukasi Anak Usia Dini, menanamkan nilai kejujuran sejak kecil dengan cerita dan buku bergambar.
  • Film Pendek dan Sosialisasi Digital, menghadirkan pesan antikorupsi melalui bahasa yang mudah dipahami, termasuk film dengan nuansa lokal Sunda.
  • Roadshow Desa dan Komunitas, kolaborasi dengan KPK menjangkau sekolah, kampus, desa wisata, hingga pelaku usaha.

 

Meski upaya sudah berjalan, tantangan masih besar. Data Indeks Persepsi Korupsi (IPK) Indonesia menunjukkan skor 37 dari 100—kategori masih rendah secara global. Sementara itu, hasil Survei Penilaian Integritas (SPI) Jawa Barat mencapai 73,84, lebih baik dibanding rata-rata kabupaten/kota yang berada di angka 69,75.

 

“Naiknya jangan sedikit-sedikit. Kita harus bersama-sama bergerak agar lompatan besar bisa tercapai,” jelas Nur Aini.

 

Lebih jauh, ia menekankan pentingnya sinergi lintas pihak: pemerintah, masyarakat, tokoh agama, hingga komunitas lokal. Semua harus terlibat dalam kampanye antikorupsi, karena perubahan hanya bisa terjadi jika dijalankan secara kolektif.

 

“Kalau dari kecil dibiasakan jujur, sampai dewasa akan terbawa. Mulailah dari keluarga dan lingkungan terdekat,” ujarnya.

 

Menutup sesi podcast, Nur Aini berharap Pariwara Antikorupsi tidak berhenti sebagai kampanye seremonial, tetapi berlanjut sebagai gerakan konsisten yang berdampak nyata.

 

“Kami ingin masyarakat melihat bahwa integritas bukan slogan, tapi gaya hidup. Dari kebiasaan kecil yang benar, kita bisa mewujudkan Indonesia tanpa korupsi,” tuturnya optimis.

 

Untuk mengetahui lebih mendalam mengenai Pariwara Antikorupsi dan kiprahnya dalam memperkuat integritas ASN, simak episode lengkap Podcast AJIB melalui kanal YouTube BKD Jawa Barat.


Share :