images

Bandung - Dalam episode kali ini, Podcast AJIB menghadirkan obrolan seru bersama Kang Muhammad Rizal Firdaus dari Bidang Penilaian Kinerja Aparatur dan Penghargaan (PKAP) BKD Jabar.  Perbincangan kali ini membahas “pentingnya pemutakhiran data riwayat penghargaan bagi ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat”.

Kang Rizal menjelaskan bahwa pemutakhiran data ASN merupakan bagian dari proses profiling nasional yang dicanangkan oleh BKN. Profiling ini penting untuk memetakan kompetensi ASN agar lebih mudah dalam penataan karier dan pengisian jabatan, termasuk ketika ada pembentukan kementerian atau instansi baru.

“BKN ingin tahu secara detail profil setiap ASN, mulai dari kinerja, perilaku, pendidikan, hingga penghargaan yang pernah diterima. Data ini sangat dibutuhkan agar penempatan ASN bisa tepat,” jelas Kang Rizal.

Selain untuk kebutuhan BKN, Pemprov Jabar juga memanfaatkan data penghargaan untuk penilaian manajemen talenta individu. Perlu digaris bawahi juga bahwa tidak semua piagam bisa diinput dalam sistem. Kang Rizal menjelaskan bahwa hanya penghargaan yang kompetitif dan memiliki tingkatan juara yang diakui, seperti:

  1. PNS Berprestasi
  2. Employee of The Month (EoTM)
  3. Penghargaan Tingkat Provinsi, Nasional, dan Internasional
  4. Penghargaan Satyalancana Karya Satya (SLKS)
  5. Penghargaan HAKI atau karya cipta

 

ASN dapat melakukan pemutakhiran secara mandiri melalui aplikasi e-Penghargaan di portal Siap Jabar atau Jabar Smart ASN. Data yang diunggah akan diverifikasi oleh fasilitator di perangkat daerah masing-masing, kemudian oleh tim penghargaan BKD Jabar.


Menutup sesi podcast, Kang Rizal menyampaikan pesan kepada seluruh ASN:
“Jangan malas memperbarui data penghargaan. Penghargaan bukan sekadar piagam, tapi bukti kompetensi dan prestasi yang bisa memperkuat karier ASN.”

 

Untuk mengetahui lebih lanjut urgensi dari pemutakhiran riwayat penghargaan ASN, simak episode lengkapnya melalui kanal Youtube BKD Jabar.

 

(TIM HUMAS BKD JABAR)


Share :