images

Bandung, BKD Jabar (22/2) – Hari Selasa, 22 Februari 2023 merupakan hari kedua dari rangkaian acara Forum Perangkat Daerah 2023. Pada hari ini diselenggarakan Launching Super App Kepegawaian dengan nama “Jabar SMART ASN” dan diskusi panel.

 

Peresmian Jabar SMART ASN dilakukan langsung oleh Sekertaris Daerah Provinsi Jawa Barat Dr. Ir. Setiawan Wangsaatmaja, Dipl., S.E., M.Eng. Dalam sambutannya Beliau mengucapkan selamat atas launchingnya Super App Jabar SMART ASN. Terdapat dua Super App di Jawa Barat yaitu SAPAWARGA yang menghimpun aplikasi-aplikasi yang melayani masyarakat yang dikembangkan oleh Diskominfo dan Aplikasi Jabar Smart ASN yang melayani Pegawai di lingkungan Pemprov Jabar yang dikembangkan oleh BKD Jabar. Kemajuan digitalisasi ini harus user friendly (untuk semua generasi). Karena saat ini memasuki the golden age of digitalization.

 

Setiawan memaparkan bahwa Jawa Barat telah memenangkan penghargaan Nasional dan Internasional sebanyak 450 selama 4 tahun ini. Bahkan dalam satu tahun terakhir sebanyak 90 penghargaan. Setelah dilakukan analisis data berdasarkan tes intelegensia, ternyata keseimbangan otak kiri dan kanan berkorelasi positif dengan perolehan penghargaan. Diskominfo sebagai dinas nomor satu penyumbang terbanyak penghargaan yaitu menyumbang 16 penghargaan setelah dilihat hasil rata-rata assessment intelegensia berada di peringkat 2. Dinas penyumbang penghargaan terbanyak nomor dua adalah Dinas Lingkungan Hidup, setelah dilihat hasil assessment intelegensia berada di peringkat 1. BKD nomor 3 penyumbang penghargaan terbanyak, setelah dilihat hasil assement nya di peringkat 3.

 

“Saya sedikit memperkuat Bu Yulia, Merit sistem di tahun 2022, tahun genap, BKD Jabar bukan hanya juara satu antar Provinsi tapi juara satu Nasional. Di tahun ganjil kementerian keuangan, di tahun genap Provinsi Jabar. Ini inspirasi untuk Bapak dan Ibu sekalian. Kalau Bapak Ibu sekalian mau ngejar, mau loncat, dan lain sebagainya tidak mungkin dengan tata cara bisnis as usual, dengan orang yang hanya menunggu instruksi pimpinan, dengan orang yang tidak punya daya kreasinya, tidak mungkin.  Saya tegaskan tidak mungkin. Jadi dari case-case yang saya sampaikan bagaimana hubungan antara satu kreatifitas, dua dengan intelegensia yang diukur oleh BKD, dan tiga sumbangsih Prestasi terhadap Jawa Barat itu sendiri” tutup Setiawan.

 

Jabar SMART ASN (JSA) dikembangkan oleh BKD Provinsi Jawa Barat melalui Bidang Pengadaan, Pemberhentian, dan Informasi Kepegawaian (PPIK). JSA dikembangkan agar ASN Pemprov Jabar dengan lebih mudah dan nyaman mengakses aplikasi-aplikasi kepegawaian. Adapun layanan yang terdapat pada JSA adalah:

 

  1. Jabar Smart Birokrasi, yang sudah terintegrasi dengan tanda tangan elektronik yang diterbitkan oleh Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN). Aplikasi yang termasuk kedalam Jabar Smart Birokrasi adalah E-Cuti, E-KGB, E-Kartu, E-Pangkat, E-Pensiun, E-Mutasi, dan E-Fungsional.
  2. Aplikasi kepegawaian lainnya yaitu KMOB, TRK, EOTM, SIAp Jabar, Sistem Pengembangan Kompetensi, Banding Kinerja, ASMARA, Peer Review, E-Penghargaan, Dilan (Pendidikan Lanjutan), dan Online Assessment Center (OAC).

 

Digitalisasi dalam layanan kepegawaian telah memangkas waktu pekerjaan untuk pelayanan kepegawaian hinggal 80%, mengefektifkan SDM Pengelola hinggga 50%, mengurangi penggunaan kertas, memudahkan pekerjaan karena tidak terikat tempat dan waktu, merubah budaya kerja dan meningkatkan motivasi kerja pegawai, membuat penilaian kerja menjadi lebih objektif, membuat target kerja pegawai menjadi lebih jelas, memberikan tunjangan secara adil, membuat data lebih komprehensif dan membangun komunikasi antar pegawai lebih baik lagi.

 

Aplikasi Jabar Smart ASN menggunakan system SSO (Single Sign On) yaitu dengan satu kali log in dapat mengakses semua aplikasi. Untuk mengakses aplikasi di halaman Web dapat diakses di alamat www.smartasn.jabarprov.go.id, dan tersedia juga versi mobile yang dapat di download di google play store. (Humas BKD Jabar/FM/FU)


Share :

Tags :