images

Cimahi, 9 Oktober 2025 – Badan Kepegawaian Negara melalui Kantor Regional III menggelar Rapat Koordinasi Kepegawaian Wilayah Kerja Tahun 2025 yang mencakup wilayah Jawa Barat dan Banten, bertempat di Gedung Techno Park Kota Cimahi.

 

Kegiatan yang mengusung tema “Percepatan Implementasi Manajemen Talenta dan Transformasi Digitalisasi Manajemen ASN” ini dihadiri oleh para pejabat kepegawaian dari berbagai instansi pemerintah daerah di kedua provinsi.

 

Rapat dibuka oleh Kepala BKN Regional III, dilanjutkan dengan sejumlah sambutan dari pimpinan daerah dan pejabat kepegawaian pusat maupun daerah.

 

Dalam sambutannya, Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, menyampaikan harapan agar kegiatan ini menjadi ruang konsolidasi untuk memperkuat komitmen bersama dalam membangun sistem manajemen ASN yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan zaman.

 

“Kami meyakini bahwa melalui kegiatan ini akan lahir komitmen dan kesepahaman bersama dalam membangun sistem manajemen ASN yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan zaman. Dengan dukungan BKN dan pemerintah daerah se-Jawa Barat serta Banten, kami optimistis transformasi digital dalam manajemen kepegawaian akan semakin terarah dan berdampak nyata bagi peningkatan kinerja aparatur,” ujarnya.

 

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, Herman Suryatman, dalam sambutannya menegaskan bahwa reformasi birokrasi dan transformasi digital bukanlah tujuan akhir, melainkan sarana untuk mempercepat pelayanan publik dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

 

“Indeks Profesionalitas ASN (IP ASN) di Jawa Barat telah mencapai nilai 90, salah satu yang tertinggi di Indonesia. Namun capaian tersebut harus berdampak langsung pada peningkatan kualitas hidup warga. Keberhasilan transformasi digital baru dapat disebut nyata apabila mampu menurunkan kemiskinan, memperluas lapangan kerja, dan memperbaiki kualitas pelayanan pemerintah kepada masyarakat,” jelasnya.

 

Dalam arahannya, Kepala BKN RI, Zudan Arif Fakrulloh menegaskan pentingnya momentum ini untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam penyelenggaraan kebijakan kepegawaian nasional.

 

“Manajemen talenta ASN tidak hanya berbicara tentang penempatan pegawai terbaik di posisi strategis, tetapi juga tentang pembangunan karakter, kompetensi, dan komitmen terhadap pelayanan publik,” ungkapnya.

 

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa tema yang diangkat kali ini sangat relevan dengan tantangan zaman.

 

“Digitalisasi dan sumber daya manusia ASN adalah alat. Namun tujuan besar kita bukan sekadar modernisasi sistem, melainkan bagaimana kedua alat tersebut digunakan secara efektif untuk mencapai cita-cita konstitusi dan janji negara terhadap rakyat Indonesia,” imbuhnya.

 

Sebagai bentuk tindak lanjut konkret dari kegiatan ini, dilakukan penandatanganan komitmen manajemen talenta ASN oleh para Bupati dan Wali Kota se-Wilayah Jawa Barat dan Banten bersama Kepala BKN RI.

Dalam kesempatan tersebut, Provinsi Jawa Barat juga berhasil meraih dua penghargaan dari BKN Pusat, yaitu:

  • Peringkat 1 Kategori Pelayanan Kenaikan Pangkat
  • Peringkat 1 Kategori Penilaian Indeks NSPK Terbaik.

 

Selain itu, Kepala BKD Provinsi Jawa Barat Dedi Supandi turut menjadi narasumber dalam sesi best practice mengenai penerapan manajemen talenta di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

 

Pelaksanaan Rapat Koordinasi Kepegawaian ini menjadi momentum penting dalam memperkuat kerja sama dan sinergi lintas daerah dalam mempercepat transformasi digital di bidang kepegawaian.

 

(Tim Humas BKD)


Share :