AJIB Podcast kembali menghadirkan episode inspiratif melalui kolaborasi dengan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Jawa Barat, menampilkan sosok ASN perempuan yang memadukan dunia keuangan, seni, dan riset dalam satu perjalanan karier yang utuh.
Dalam episode bertajuk “Di Antara Angka dan Aksen Warna: Potret Perempuan Inspiratif dalam Keuangan dan Ilustrasi Digital”, hadir Ywang Nagari, ASN yang saat ini bertugas sebagai verifikator keuangan di Badan Kesatuan Bangsa dan Politik serta aktif di DWP BKD Jabar Bidang Pendidikan.
Ywang mengisahkan bahwa ketertarikannya pada seni telah tumbuh sejak kecil karena latar belakang keluarga yang kental dengan dunia kreatif. Meski sempat bercita-cita menempuh pendidikan seni, ia akhirnya memilih jalur keuangan dan menempuh pendidikan di Politeknik Keuangan Negara STAN, jurusan Manajemen Keuangan.
Keputusan tersebut membawanya memahami pengelolaan keuangan negara secara komprehensif, tanpa harus sepenuhnya meninggalkan minat pada ilustrasi dan desain visual. Baginya, angka dan seni bukan dua hal yang saling meniadakan, melainkan bisa berjalan beriringan.
Memasuki dunia kerja sebagai ASN, Ywang mengakui adanya jarak antara teori dan praktik. Namun, ia memandang fase awal karier sebagai proses belajar. Untuk menjaga semangat dan makna bekerja, ia memanfaatkan waktu luang dengan berkarya di bidang ilustrasi dan desain grafis, yang kemudian berkembang menjadi portofolio profesional.
Seiring waktu, fokus Ywang bergeser ke dunia riset dan penulisan ilmiah. Ia menilai ilustrasi visual justru menjadi kekuatan dalam menyampaikan hasil riset agar lebih mudah dipahami. Hingga kini, ia telah menghasilkan beberapa karya ilmiah dan meraih penghargaan best paper dalam forum riset tingkat Jawa Barat.
Menurutnya, menulis adalah cara menata pikiran, sementara desain adalah sarana menyederhanakan gagasan kompleks. Keduanya saling melengkapi dan menjadi ruang refleksi diri (me time) di tengah peran sebagai ASN, istri, dan calon ibu.
Ywang menekankan pentingnya mengetahui tujuan hidup, memiliki role model, dan menjalani proses dengan gigih. Ia mengingatkan bahwa keterbatasan alat bukan penghalang untuk berkarya, serta mengajak generasi muda melihat profesi ASN dari sudut pandang “gelas setengah penuh”—sebagai ruang kebermanfaatan yang luas bagi masyarakat.
Menutup perbincangan, Ywang mengajak ASN dan generasi muda untuk tetap bertumbuh, produktif, dan berimbang antara karier, keluarga, serta pengembangan diri.
Informasi selengkapnya dapat disaksikan melalui AJIB Podcast di kanal YouTube BKD Provinsi Jawa Barat ya Akang Teteh.
(TIM HUMAS BKD JABAR)



).png)
Link Penting